Pengaruh Program Intervensi Makanan Untuk Pendidikan Terhadap Nilai Ujian Akhir Siswa SD Negeri di Jakarta
The Effect of Food Intervention Program for Education on the Final Exam Scores of Elementary School Students in Jakarta
Pengarang:
Gabriel Erlan Kusuma Anggrid - ; Thia Jasmina (Pembimbing/Promotor) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh program intervensi makanan terhadap nilai ujian akhir siswa SD Negeri di Jakarta periode 2022-2023. Program ini merupakan upaya pemenuhan gizi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif difference-in-differences pada nilai rata-rata ujian akhir siswa dari sekolah yang menerima intervensi ataupun tidak. Data yang digunakan mencakup informasi nilai rata-rata ujian, rasio murid-guru, rasio guru bersertifikasi, ketersediaan perpustakaan, kurikulum yang digunakan, rasio penerima KJP, persentase kepemilikan rumah dan status wilayah. Penelitian ini juga menganalisis heterogenitas dampak berdasarkan wilayah. Hasil menunjukkan bahwa program ini belum berpengaruh signifikan terhadap nilai ujian akhir. Dari hasil regresi OLS diperoleh hasil -0,196 dan tidak signifikan. Sedangkan hasil dari DiD menunjukkan variabel ini secara konsisten menunjukkan nilai positif pada hasil regresi (berkisar antara 0,168 hingga 0,182 poin) namun tidak signifikan. Untuk variabel tahun, terlihat peningkatan signifikan rata-rata nilai ujian dari 2021-2023 berkisar antara 0,5–3 poin. Variabel kontrol rasio murid guru dan rasio siswa penerima KJP menunjukkan hasil negatif dan signifikan dengan koefisien sebesar -0,0269 dan 0,911. Dari hasil heterogenitas dampak berdasarkan wilayah, hanya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang menunjukkan hasil positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,574 dan 0,623. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa intervensi makanan untuk siswa belum cukup efektif meningkatkan nilai ujian siswa di DKI Jakarta.