Relasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Terhadap Penindakan Rokok Ilegal
The Relationship between Revenue Sharing from Tobacco Excise Taxes and the Enforcement of Illegal Cigarettes
Pengarang:
Al Iftihar Rosyadi Sukma - ; Muhammad Halley Yudhistira (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Arip Muttaqien (Penguji) -
Deskripsi
Sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah atas eksternalitas negatif industri tembakau, pemerintah Indonesia mengalokasikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan alokasi sebesar 10% untuk bidang penegakan hukum guna mendukung pemberantasan rokok ilegal melalui penindakan rokok ilegal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi relasi DBHCHT dalam mendukung penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi data panel fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DBHCHT berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan penindakan rokok, akan tetapi besaran anggaran DBHCHT tidak signifikan berpengaruh. Analisis terpisah antara daerah produsen dan daerah pemasaran mengindikasikan bahwa DBHCHT sebagai kebijakan regulatif lebih berpengaruh dibandingkan jumlah anggaran, sehingga dibutuhkan penguatan kebijakan dan kapabilitas kelembagaan untuk memberantas peredaran rokok ilegal secara efektif.