Pengaruh Tenaga Kesehatan Terhadap Prevalensi Stunting di Indonesia
The Influence Health Workers on the Prevalence of Stunting in Indonesia
Pengarang:
Tri Wahyuningsih - ; Khoirunurrofik (Pembimbing/Promotor) - ; Dwini Handayani (Penguji) - ; Ninasapti Triaswati (Penguji) -
Deskripsi
Stunting mengacu pada kondisi anak yang terlalu pendek pada anak usia 0-59 bulan. Stunting berdampak signifikan terhadap perkembangan kognitif dan pencapaian akademis. Disisi lain, pemerintah berupaya mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan dengan memberikan layanan kesehatan yang berkualitas. Tenaga kesehatan merupakan pemegang peranan penting pada layanan kesehatan. Studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tenaga kesehatan terhadap prevalensi stunting setelah adanya kebijakan biaya operasional kesehatan stunting di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan fixed effect model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan negatif dan signifikan antara stunting dengan tenaga kesehatan. Hal ini juga terjadi di wilayah dengan karakteristik pedesaan, semakin tinggi jumlah tenaga kesehatan yang tersedia, akan mengurangi resiko terjadinya stunting. Oleh karena itu, ketersediaan tenaga kesehatan yang didukung oleh pendanaan dari BOK stunting, mampu menurunkan prevalensi stunting secara signifikan.