Dampak Aksesibilitas Pelabuhan Utama Terhadap Transformasi Struktural di Indonesia
Impact of Main Port Accessibility on Structural Transformation in Indonesia
Pengarang:
Roni Alfiansyah Ritonga - ; Muhammad Halley Yudhistira (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Arip Muttaqien (Penguji) -
Deskripsi
Transformasi struktural Indonesia masih belum merata di seluruh wilayah, dengan kesenjangan yang terus-menerus dalam produktivitas tenaga kerja antara sektor tradisional dan modern. Penelitian ini menganalisis pengaruh aksesibilitas geografis terhadap transformasi struktural tenaga kerja di Indonesia, dengan fokus pada peran pelabuhan dalam mendorong pergeseran sektor ekonomi. Penelitian menggunakan data panel 289 kabupaten/kota periode 2017-2022 dan metode Panel-Corrected Standard Errors (PCSE). Dari hasil penelitian ditemukan daerah dengan akses pelabuhan yang lebih baik mengalami peningkatan proporsi tenaga kerja di sektor industri, perdagangan, dan jasa. Sementara, wilayah terpencil tetap bergantung pada sektor pertanian. Temuan ini mengonfirmasi bahwa infrastruktur pelabuhan berperan penting dalam mendiversifikasi struktur ketenagakerjaan. Selain itu, variabel pendidikan, PDRB per kapita, dan urbanisasi terbukti signifikan mempercepat transformasi struktural. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan penting bagi pembangunan infrastruktur logistik dan penguatan sumber daya manusia agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.