The Impact of Coal Power Plant Operations on Lung Function: Evidence from a Longitudinal Study in Indonesia
Dampak Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara terhadap Fungsi Paru: Bukti dari Studi Longitudinal di Indonesia
Pengarang:
Ade Chandra Lesmana - ; Yohana Magdalena Lydia (Penguji) - ; Masayuki Kondo (Pembimbing/Promotor) - ; Saori Kashima (Penguji) - ; Mitchell Austin Michael (Penguji) -
Deskripsi
Ketergantungan Indonesia pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara, yang memasok lebih dari 60 persen listrik pada 2021, menimbulkan risiko kesehatan serius akibat emisi PM2.5, SO2, dan NOx. Studi sebelumnya yang menggunakan model dispersi belum mampu menangkap paparan lokal atau heterogenitas dampak polusi, dan tidak dapat mengidentifikasi pengaruh kausal. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental untuk mengestimasi dampak emisi PLTU terhadap kesehatan pernapasan dengan menggabungkan data PM2.5 berbasis satelit beresolusi tinggi dan pengukuran fungsi paru longitudinal dari Indonesia Family Life Survey periode 1997–2014. Paparan ditentukan dari lokasi pembangkit, tahun operasi, dan pola angin, lalu dianalisis dengan pendekatan staggered difference-in-differences. Hasil menunjukkan peningkatan PM2.5 di wilayah hilir angin dan penurunan kapasitas paru, terutama pada perempuan, penduduk pedesaan, dan kelompok berpendapatan lebih tinggi, menegaskan perlunya regulasi yang lebih ketat dan transisi energi bersih.