Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
Pengaruh Kebebasan Beragama terhadap Investasi Luar Negeri (Outward Foreign Dire...
Alice Besty Kurnia - , Tika Arundina Aswin (Penguj...
Magister Perencanaan Ekonomi dan Kebijak... (2025)
T 575/25
Tesis
PSB lt.2 - Karya Akhir
Request Access

Tesis

Pengaruh Kebebasan Beragama terhadap Investasi Luar Negeri (Outward Foreign Direct Investment) China: Peran Kohesi Negara Sebagai Jalur Mediasi di Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Religious Freedom and China's Outward Foreign Direct Investment: Examining the Mediating Role of State Cohesion in OIC Member States

Alice Besty Kurnia -; Tika Arundina Aswin (Penguji) -; Riyanto (Penguji) -; Mohammad Soleh Nurzaman (Pembimbing/Promotor) -

Dalam konteks globalisasi, kebebasan beragama menjadi faktor krusial dalam membentuk iklim investasi yang stabil. Namun, hubungan antara kebebasan beragama dan aliran investasi tidak dapat dijelaskan secara langsung, melainkan dimediasi melalui kualitas institusional didalamnya. Penelitian ini menganalisis pengaruh kebebasan beragama terhadap Outward Foreign Direct Investment (OFDI) China ke negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menggunakan data panel dari 53 negara selama periode 2006–2018. Indeks Kohesi Negara digunakan sebagai variabel mediator yang dapat merepresentasikan kemampuan suatu negara dalam mengelola keberagaman identitas secara inklusif, serta menjamin distribusi kekuasaan dan akses ekonomi-politik secara adil lintas kelompok sosial. Kohesi yang tinggi mengindikasikan struktur kelembagaan yang mampu meredam konflik identitas dan menjamin keterwakilan kelompok minoritas, termasuk dalam sistem keagamaan yang dominan.

Metodologi yang digunakan mencakup regresi panel dua tahap dengan efek tetap serta analisis mediasi menggunakan Uji Sobel. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebebasan beragama memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan melalui kohesi negara. China menunjukkan preferensi terhadap negara-negara dengan kebebasan beragama yang rendah, karena kondisi tersebut memperkuat dominasi kelompok keagamaan tertentu yang dapat menjadi mitra strategis informal. Temuan ini mencerminkan kecenderungan China dalam menjalin hubungan ekonomi dengan struktur kekuasaan dominan berbasis agama di negara-negara OKI.


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
T 575/25PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitJakarta: Magister Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univeritas Indone 2025
Edisi-
SubjekFixed Effects Model
International investment
Sobel Test
Outward foreign direct investment (OFDI)
OIC member states
Religious Freedom
Rent-seeking
ISBN/ISSN-
KlasifikasiNONE
Deskripsi Fisikxii, 108 p. : il. ; 30 cm
Info Detail SpesifikTesis
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
-
Where do you want to share?