The Impact of E-Government on Eradicating Corruption in Indonesia A Case Study in Palm Oil Sector
Pengaruh E-Government terhadap Pemberantasan Korupsi di Indonesia, Studi Kasus di Sektor Kelapa Sawit
Pengarang:
Astika Tiarani - ; Muhammad Hanri (Penguji) - ; Shimomura Ken-Ichi (Pembimbing/Promotor) - ; Yamagata Tatsufumi (Penguji) -
Deskripsi
Tesis ini menyelidiki bagaimana maturitas e-government, konteks sektoral, dan kondisi sosial-ekonomi memengaruhi korupsi di 537 kabupaten/kota di Indonesia selama periode 2022–2023. Menggunakan panel dua tahun dengan efek tetap kabupaten/kota dan tahun, tesis ini mengkaji dampak e-government terhadap korupsi, apakah sektor kelapa sawit meningkatkan risiko, dan bagaimana kapasitas ekonomi, pembangunan manusia, kebebasan pers, dan inflasi membentuk hasil-hasil ini. Analisis ini menghubungkan skor integritas kabupaten/kota dengan kesiapan digital, keberadaan kelapa sawit, dan indikator sosial-ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-government yang lebih kuat dan kebebasan pers yang lebih besar secara signifikan meningkatkan integritas, sementara inflasi mengikisnya. PDB per kapita yang lebih tinggi mendukung tata kelola yang lebih bersih dengan mendanai sistem digital dan staf terampil, sementara Indeks Pembangunan Manusia dan keberadaan kelapa sawit tidak memiliki efek jangka pendek yang signifikan. Hasil penelitian ini menyoroti bahwa integritas muncul ketika teknologi, transparansi, dan sumber daya saling memperkuat. Ketika diterapkan bersama-sama, ketiganya secara efektif mengurangi korupsi, namun ketika dijalankan secara terpisah, potensinya akan hilang.