Hubungan Pinjaman Fintech Produktif terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia
Relationship between Productive Fintech Loan and Poverty in Indonesia
Pengarang:
Joshua Agusta - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Sartika Djamaluddin (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis hubungan antara pembiayaan produktif oleh platform financial technology (fintech) dan kredit UMKM perbankan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia pada tingkat provinsi selama periode 2020–2024. Dengan menggunakan pendekatan data panel dan model ekonometrik fixed effects, studi ini bertujuan untuk menguji kontribusi relatif dari kedua sumber pembiayaan dalam mengurangi tingkat kemiskinan (P0) dan apakah terdapat perbedaan dampak antara wilayah Barat dan Timur Indonesia. Hasil estimasi menunjukkan bahwa pembiayaan fintech produktif memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan, khususnya di wilayah Timur yang sebelumnya mengalami eksklusi keuangan lebih tinggi. Sementara itu, kredit UMKM perbankan juga menunjukkan pengaruh signifikan namun lebih kuat di wilayah Barat. Penelitian ini juga menemukan bahwa dampak positif pembiayaan fintech terhadap pengurangan kemiskinan tetap bertahan selama masa pandemi COVID-19. Implikasi kebijakan dari temuan ini mendukung perluasan peran fintech dalam strategi pembangunan inklusif, serta perlunya peningkatan literasi keuangan dan infrastruktur digital untuk memperkuat efektivitas pembiayaan produktif.