Pengaruh Program Bantuan Tunai Terhadap Keterlibatan Anak Dalam Aktivitas Domestik dan Ekonomi di Indonesia
The Effect of Cash Transfer Programs on Children's Involvement in Domestic and Economic Activities in Indonesia
Pengarang:
Nurfikriyah - ; Dwini Handayani (Pembimbing/Promotor) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh bantuan tunai bersyarat (PKH) dan tidak bersyarat (UCT/BLT dan BLSM) terhadap partisipasi dan durasi kerja anak di Indonesia, menggunakan data IFLS wave 5, dengan fokus pada 2.530 anak bekerja usia 5-14 tahun. Perbedaan karakteristik antara penerima dan non penerima berpotensi menimbulkan selection bias dan endogenitas dalam estimasi. Untuk mengatasi hal ini, penelitian menggunakan bivariate probit model, yang memungkinkan estimasi simultan dua keputusan—partisipasi kerja anak dan penerimaan bantuan—serta mengakomodasi korelasi error term di kedua persamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH menurunkan partisipasi anak pada pekerjaan rumah tangga, namun bersama dengan UCT justru meningkatkan probabilitas anak bekerja di sektor ekonomi. Penelitian juga menemukan bahwa bantuan tunai berkorelasi positif terhadap durasi kerja anak, terutama pada anak dari rumah tangga penerima UCT di sektor ekonomi dan kombinasi, serta PKH di sektor pekerjaan rumah tangga dan kombinasi—khususnya pada anak perempuan, anak yang lebih tua, dan mereka yang tinggal di desa serta luar Jawa. Secara keseluruhan, bantuan tunai belum sepenuhnya mampu mengurangi ketergantungan rumah tangga terhadap tenaga kerja anak. Intervensi perlu disertai dengan penyesuaian nominal, integrasi program pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pendekatan kebijakan yang peka terhadap dinamika sosial ekonomi wilayah, untuk mengurangi pekerja anak di Indonesia.