The Impact of Social Capital on Modern Contraceptive Use in Rural and Urban Area of Indonesia
Dampak Modal Sosial terhadap Penggunaan Kontrasepsi Modern di Daerah Pedesaan dan Perkotaan
Pengarang:
Alifia Nugrahani Sidhi - ; Muhammad Hanri (Penguji) - ; Toshiro Kudo (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Program keluarga berencana telah lama dijalankan tetapi penggunaan kontrasepsi modern di Indonesia hampir tidak mengalami peningkatan dalam satu dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana partisipasi perempuan dalam komunitas, sebagai proksi modal sosial, memengaruhi perilaku kontrasepsi pada perempuan usia reproduktif di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Studi ini menggunakan data panel Indonesia Family Life Survey (IFLS) gelombang 4 dan 5 serta menerapkan regresi efek tetap untuk mengestimasi dampak kausal partisipasi komunitas terhadap penggunaan kontrasepsi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam kelompok komunitas kesehatan meningkatkan kemungkinan penggunaan kontrasepsi modern sebesar 11,5 poin persentase dibandingkan perempuan yang tidak berpartisipasi. Sebaliknya, partisipasi dalam kelompok non-kesehatan tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Tidak terdapat perbedaan dampak antara perempuan di wilayah pedesaan dan perkotaan. Faktor kontrol seperti otonomi pengambilan keputusan serta akses terhadap informasi kontrasepsi akurat terbukti menjadi prediktor kuat, sementara pendidikan formal tidak menunjukkan pengaruh konsisten. Temuan ini menegaskan pentingnya modal sosial berbasis kesehatan dalam meningkatkan penggunaan kontrasepsi. Rekomendasi kebijakan mencakup penguatan jaringan kesehatan perempuan di tingkat akar rumput dan integrasi yang lebih erat dengan program kesehatan reproduksi nasional.