Dampak Keanggotaan Koperasi Terhadap Peningkatan Kinerja Industri Mikro Kecil
The Impact of Cooperative Membership on the improvement of Micro and Small Industry Performance
Pengarang:
Tri Gunawan Wibisono - ; Muhammad Halley Yudhistira (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji hubungan antara keanggotaan koperasi dengan peningkatan pendapatan dan profit sebagai indikator kinerja Industri Mikro Kecil (IMK) di Indonesia. Dengan memanfaatkan data sekunder dari Survei IMK yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2015, 2019, 2020, 2021, dan 2022, hasil estimasi menunjukkan bahwa pelaku IMK yang tergabung dalam koperasi memiliki pendapatan rata-rata 17,9% dan profit 14,06% lebih besar dibandingkan dengan pelaku IMK yang tidak menjadi anggota koperasi. Temuan ini menegaskan bahwa keanggotaan koperasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan serta profit IMK di Indonesia. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pemerintah berupaya untuk meningkatkan partisipasi IMK dalam keanggotaan koperasi, khususnya pada sektor produksi atau industri pengolahan, mengingat manfaat dan kontribusi positif yang ditimbulkannya terhadap pendapatan serta profit pelaku usaha.