Pengaruh Sumber Daya Alam terhadap Indikator Sosial Ekonomi di Kalimantan
The Impact of Natural Resource on Socio-Economic Indicators in Kalimantan
Pengarang:
Teuku Muhammad Irfansyah - ; Uka Wikarya (Pembimbing/Promotor) - ; Yohanna M. L. Gultom (Penguji) - ; Arip Muttaqien (Penguji) -
Deskripsi
Pulau Kalimantan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam. Ekstraksi sumber daya alam ini telah menjadi tulang punggung perekonomian lokal dan nasional. Namun, meskipun sumber daya alam dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, namun pengaruhnya terhadap indikator sosial-ekonomi bergantung pada intensitas interaksi diantara aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Penelitian ini menganalisis pengaruh dari keberadaan pertambangan batubara dan migas, dan perkebunan sawit di Kalimantan terhadap indikator tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka. Penelitian ini menggunakan model regresi panel yang melibatkan 55 kabupaten/kota di lima provinsi di Kalimantan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah, pada periode 2010-2023. Pendekatan penelitian yaitu analisis ekonometrik dengan metode regresi data panel. Penelitian ini juga melakukan pengecekan robust parameter dengan membagi periode menjadi dua bagian: 2010-2016 dan 2017-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan tambang batubara belum mampu menurunkan tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka. Keberadaan Tambang migas tidak berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan, dan belum mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka pada periode 2010-2016. Sebaliknya, perkebunan kelapa sawit menunjukkan pengaruh yang lebih konsisten, yaitu secara signifikan menurunkan tingkat pengangguran terbuka di seluruh periode dan menurunkan tingkat kemiskinan pada periode 2017-2023. Temuan ini merekomendasikan perlunya reformasi tata kelola sektor tambang agar lebih berdampak pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta penguatan dukungan terhadap sektor sawit yang terbukti secara konsisten memberi manfaat sosial-ekonomi.