Cognitive Ability, Schooling Enrollment, and Child labor Participation: Evidence From Indonesia
Kemampuan Kognitif, Partisipasi Sekolah. dan Partisipasi Pekerja Anak: Studi Kasus dari Indonesia
Pengarang:
Ahmad Thoifur - ; Toshihiro Kudo (Pembimbing/Promotor) - ; Yohanna M. L. Gultom (Penguji) - ; Kazushi Takahashi (Penguji) -
Deskripsi
Rendahnya angka partisipasi sekolah dan tingginya angka prevalensi pekerja anak pada jenjang sekolah menengah atas masih menjadi masalah di Indonesia. Karena penerimaan siswa baru pada jenjang tersebut berdasar pada hanya capaian akademik, kemampuan kognitif agaknya mempengaruhi keputusan seseorang untuk bersekolah dan/atau bekerja. Penelitian ini mengkaji pengaruh kemampuan kognitif, yang diproksikan dengan nilai ujian, terhadap partisipasi sekolah dan bekerja. Estimasi two-stage least square mengindikasikan bahwa kemampuan kognitif mempengaruhi partisipasi sekolah secara positif (khususnya di daerah perdesaan), yang berarti bahwa seseorang dengan kemampuan kognitif lebih baik memiliki kecendenrungan yang lebih tinggi untuk bersekolah. Sementara itu, kemampuan kognitif tidak secara signifikan mempengaruhi partisipasi pekerja anak. Berdasarkan hasil tersebut, meningatkan akses sekolah di daerah persedaan akn meningkatkan performa akademik dan pada akhirnya meningkatkan partisipasi pada jenjang sekolah menengah atas. Sayangnya, kebijakan lain tetap diperlukan karena kebijakan ini tidak efektif untuk menekan angka pekerja anak.