Pengaruh Learning Goal Orientation dan Learning Organization Culture terhadap Knowledge Sharing Intention Dengan Mediasi Knowledge Sharing Attitude
The Influence of Learning Goal Orientation and Learning Organization Culture on Knowledge Sharing Intention With the Mediation of Knowledge Sharing Attitude
Pengarang:
L. Santanu Dresdoyudho - ; Niken Ardiyanti (Pembimbing/Promotor) - ; Fanny Martdianty (Penguji) - ; Putri Mega Desiana (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji pengaruh learning goal orientation (LGO) dan learning organization culture (LOC) terhadap knowledge sharing intention (KSI) dengan knowledge sharing attitude(KSA) sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada karyawan yang bekerja di wilayah Jabodetabek dengan pendekatan kuantitatif dandengan menggunakan SPSS 25 analisis Structural Equation Modeling (SEM) Lisrel 8.8 dan melibatkan 218 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSAberpengaruh signifikan terhadap KSI, sehingga sikap positif terbukti menjadi faktor utama yang membentuk niat individu untuk berbagi pengetahuan. Selain itu, LOC dan LGO terbukti berpengaruh signifikan terhadap KSA, menandakan bahwa budaya pembelajaran dalam organisasi serta orientasi belajar individu mampu menciptakan sikap positif terhadap aktivitas berbagi pengetahuan. Namun, baik LOC maupun LGO tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap KSI, sehingga keduanya tidak dapat meningkatkan niat berbagi pengetahuan tanpa adanya sikap positif dari individu. Tetapi melalui mediasi KSA hubungan LOC dan LGO terhadap KSI berhubungan positif
Pengujian mediasi menunjukkan bahwa KSA memediasi secara penuh hubungan LOC dan LGO terhadap KSI. Hal ini berarti pengaruh lingkungan organisasi maupun motivasi belajar individu hanya dapat mendorong niat berbagi pengetahuan ketika terlebih dahulu membentuk sikap positif terhadap aktivitas tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa proses psikologis berupa KSA memiliki peran penting dalam menjembatani LGO dan LOC terhadap KSI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSAberpengaruh signifikan terhadap KSI, sehingga sikap positif terbukti menjadi faktor utama yang membentuk niat individu untuk berbagi pengetahuan. Selain itu, LOC dan LGO terbukti berpengaruh signifikan terhadap KSA, menandakan bahwa budaya pembelajaran dalam organisasi serta orientasi belajar individu mampu menciptakan sikap positif terhadap aktivitas berbagi pengetahuan. Namun, baik LOC maupun LGO tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap KSI, sehingga keduanya tidak dapat meningkatkan niat berbagi pengetahuan tanpa adanya sikap positif dari individu. Tetapi melalui mediasi KSA hubungan LOC dan LGO terhadap KSI berhubungan positif
Pengujian mediasi menunjukkan bahwa KSA memediasi secara penuh hubungan LOC dan LGO terhadap KSI. Hal ini berarti pengaruh lingkungan organisasi maupun motivasi belajar individu hanya dapat mendorong niat berbagi pengetahuan ketika terlebih dahulu membentuk sikap positif terhadap aktivitas tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa proses psikologis berupa KSA memiliki peran penting dalam menjembatani LGO dan LOC terhadap KSI.