Skripsi
Evaluation of Evidence-Informed Policymaking in Payment System Capital Provisions at Indonesia's Central Bank
Evaluasi Perumusan Kebijakan berdasarkan Bukti dalam Ketentuan Permodalan Sistem Pembayaran di Bank Sentral Indonesia
Pengarang:
Satriyatama Tristan Suharjono - ; Nureni Wijayati (Penguji) - ; Panggah Tri Wicaksono (Pembimbing/Promotor) - ; Fiantonius Sihotang (Penguji) -
Deskripsi
Laporan Magang ini disusun untuk memberikan evaluasi secara komprehensif mengenai bagaimana bank sentral di Indonesia (yaitu, Bank Indonesia) mengintegrasikan pendekatan berbasis bukti (evidence-informed) ke dalam seluruh proses perumusan kebijakan. Evaluasi yang dilakukan tidak hanya menitikberatkan pada sejauh mana data kuantitatif dan kualitatif, analisis ilmiah, serta kajian empiris dimanfaatkan sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan kebijakan, tetapi juga mencakup penilaian terhadap kualitas mekanisme penyaringan informasi, validitas referensi yang dijadikan rujukan, serta relevansi temuan empiris terhadap kebutuhan kebijakan di sektor moneter dan keuangan. Dengan demikian, tujuan utama dari evaluasi ini bukan hanya sekadar menilai efektivitas kebijakan yang dihasilkan, melainkan juga memastikan adanya akuntabilitas, transparansi, serta konsistensi dalam penerapan prinsip-prinsip kebijakan berbasis bukti sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap terciptanya stabilitas ekonomi makro dan ketahanan sistem keuangan nasional. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pendekatan berbasis bukti di Bank Indonesia tidak hanya memperkuat kualitas perumusan kebijakan, melainkan juga memperlihatkan komitmen institusi dalam membangun tata kelola yang baik, meningkatkan kredibilitas Bank Indonesia di mata publik maupun pemangku kepentingan nasional maupun internasional, serta mewujudkan proses pengambilan keputusan yang lebih terinformasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa yang berkesinambungan. Selain itu, laporan magang ini turut menyajikan refleksi diri selama menjalani pengalaman magang, yang mencakup pembelajaran teknis, pengembangan keterampilan profesional, serta pemahaman mengenai budaya kerja di Bank Indonesia. Refleksi tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam pengembangan diri, sekaligus membentuk kontribusi nyata di bidang akademik maupun profesional di masa mendatang.