Skripsi
Pengaruh eWOM Tiktok terkait Sertifikasi Halal terhadap Niat Beli Konsumen Muslim
The Impact of Tiktok eWOM Regarding Halal Certification on the Purchase Intention of Muslim Consumers
Pengarang:
Ghina Firsya Salsabela - ; Imam Salehudin (Pembimbing/Promotor) - ; Karto Adiwijaya (Penguji) - ; Arga Hananto (Penguji) -
Deskripsi
Perkembangan teknologi digital dan tingginya penetrasi media sosial di Indonesia telah mengubah perilaku konsumen dalam mencari informasi dan mengambil keputusan pembelian, termasuk pada produk makanan dan minuman. TikTok menjadi salah satu platform utama penyebaran electronic word-of-mouth (eWOM), khususnya melalui influencer yang dinilai kredibel. Bagi konsumen Muslim, informasi terkait sertifikasi halal merupakan faktor penting dalam proses evaluasi yang memengaruhi niat beli. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh eWOM mengenai sertifikasi halal di TikTok terhadap niat beli konsumen Muslim pada produk Endorphins Cookie dengan menggunakan pendekatan extended Information Acceptance Model (IACM). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 288 responden Muslim yang mengetahui Endorphins Cookie namun belum pernah mengonsumsinya, serta terpapar konten dari akun TikTok @kulinernyaber2 dan @dianwidayanti_ . Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Information Quality, Information Credibility, Information Task-Fit, Needs of Information, dan Attitude towards Information berpengaruh positif terhadap Information Usefulness. Selanjutnya, Information Usefulness berpengaruh signifikan terhadap Information Adoption, yang pada akhirnya meningkatkan Purchase Intention. Temuan ini menegaskan peran strategis eWOM sertifikasi halal di TikTok dalam membentuk persepsi dan niat beli konsumen Muslim, serta memberikan implikasi bagi pemasar F&B dalam mengoptimalkan komunikasi halal berbasis influencer.