Innovation Resistance Barriers pada Kosmetik Eco-Friendly Wardah: Moderasi Environmental Concern terhadap Purchase Intention Muslimah
Innovation Resistance Barriers in Wardah Eco-Friendly Cosmetics: The Moderating Role of Environmental Concern on Purchase Intention among Muslimah
Pengarang:
Sahabat Simamora - ; Imam Salehudin (Pembimbing/Promotor) - ; Karto Adiwijaya (Penguji) - ; Arga Hananto (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat pembelian kosmetik eco-friendly merek Wardah pada perempuan Muslimah di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan kerangka Innovation Resistance Theory (IRT). Data dikumpulkan melalui survei kuantitatif terhadap perempuan Muslim berusia ≥18 tahun, berdomisili di Jabodetabek, memiliki pengetahuan tentang merek Wardah, serta belum pernah menggunakan produk Wardah. Dari proses tersebut diperoleh 354 responden yang memenuhi kriteria dan dinyatakan valid untuk dianalisis. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS SEM) dengan bantuan SmartPLS 4, melalui evaluasi model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk innovation barriers, yang meliputi value barrier, risk barrier, usage barrier, tradition barrier, dan image barrier, tidak berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian kosmetik eco-friendly Wardah. Sebaliknya, environmental concern dan health concern terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian. Pengujian efek moderasi menunjukkan bahwa environmental concern mampu memoderasi hubungan antara value barrier dan tradition barrier terhadap niat pembelian. Sementara itu, health concern tidak berperan sebagai variabel moderator dan lebih berfungsi sebagai determinan langsung. Temuan ini menegaskan bahwa niat pembelian kosmetik eco friendly pada perempuan Muslimah lebih didorong oleh kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan dibandingkan oleh keberadaan hambatan inovasi.