Bank Credit and Nominal GDP: Empirical Evidence From Indonesia
Kredit Bank dan PDB Nominal: Bukti Empiris dari Indonesia
Pengarang:
Abdurrahman Fadhil - ; Vid Adrison (Pembimbing/Promotor) - ; Robert A. Simanjuntak (Penguji) - ; Lana Soelistianingsih (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini menyelidiki hubungan antara penyaluran kredit perbankan dan Produk Domestik Bruto (PDB) nominal di Indonesia dari periode 2003 Kuartal 1 (Q1) hingga 2025 Kuartal 3 (Q3). Studi ini menguji apakah kredit yang disalurkan ke sektor riil memiliki dampak yang berbeda dengan kredit ke sektor keuangan terhadap PDB nominal. Berbeda dengan sebagian besar penelitian sebelumnya yang berfokus pada ekonomi maju, studi ini memasukkan unsur guncangan penawaran eksternal (harga minyak dunia) dan periode kebijakan moneter non-konvensional. Menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan pendektakan general-to-specific, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kredit ke sektor riil memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan PDB nominal, dengan koefisien jangka pendek sebesar 0,072 dan koefisien jangka panjang sebesar 0,172. Sebaliknya, kredit ke sektor keuangan tidak berdampak terhadap pertumbuhan PDB. Studi ini menunjukkan bahwa PDB Indonesia sensitif terhadap guncangan eksternal. Temuan ini menyiratkan bahwa kebijakan moneter harus secara aktif memantau kuantitas kredit, bukan hanya suku bunga, dan kepada sektor apa kredit tersebut diberikan.