Analisis Dampak Implementasi Kebijakan Upah Minimum Terhadap Migrasi Pekerja Berketerampilan Rendah di Indonesia
Analysis of the Impact of Minimum Wage Policy Implementation on Low-Skilled Worker Migration in Indonesia
Pengarang:
Theodore Olav Purnomo - ; Elda Luciana Pardede (Pembimbing/Promotor) - ; Turro Selrits Wongkaren (Penguji) - ; Halomoan Achmadi Ringoringo (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis dampak dari kebijakan upah minimum terhadap rasio migrasi keluar pekerja berketerampilan rendah di Indonesia. Meskipun tujuan upah minimum adalah melindungi dan menjamin hak pekerja, secara teori akan terdapat disemployment effect sebagai konsekuensi yang tidak diinginkan, sehingga menuntut adanya strategi beradaptasi untuk menghindari hal tersebut, salah satunya dengan migrasi. Menggunakan data panel tingkat provinsi periode 2013–2023, penelitian ini mengestimasi pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap rasio migrasi keluar pekerja berketerampilan rendah dengan metode Random Effect Model (REM). Selain UMP, penelitian ini juga mengontrol karakteristik ketenagakerjaan, ekonomi, demografi, dan geografis yang relevan dengan teori gravity model dan push and pull factors of migration. Hasil estimasi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan untuk UMP pada provinsi tujuan migran, tetapi pada suatu titik akan berubah menjadi negatif yang diduga akibat makin sulitnya mendapatkan pekerjaan, mengindikasikan adanya pola hubungan nonlinear dan berbentuk inverted u-shaped. Temuan ini mengindikasikan pentingnya mempertimbangkan komposisi pekerja migran bagi para pembuat kebijakan ketika merumuskan upah minimum.