Dinamika Bitcoin Sebagai Hedge dan Safe-Haven terhadap IHSG: Evaluasi Pasca Peluncuran Spot Bitcoin ETF pada Periode Tahun 2023-2025
The Dynamics of Bitcoin as a Hedge and Safe-Haven for the IHSG: An Evaluation Following the Launch of the Spot Bitcoin ETF during the Period of 2023-2025
Pengarang:
Darrel Afrian Tjahjadi - ; Rahmat Aryo Baskoro (Pembimbing/Promotor) - ; Viverita (Penguji) - ; Shalahudin Haikal (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah Bitcoin dapat berfungsi sebagai hedge dan safe-haven terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), terutama setelah peluncuran Spot Bitcoin ETF pada 10 Januari 2024. Analisis dilakukan menggunakan model DCC-GARCH untuk mengestimasi korelasi dinamis antara Bitcoin dan IHSG, serta regresi OLS dan regresi kuantil untuk mengidentifikasi perilaku hedge dan safe-haven pada kondisi pasar normal maupun ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bitcoin tidak berperan sebagai hedge, ditunjukkan oleh korelasi rata-rata yang positif dan volatil. Pada konteks safe-haven, regresi kuantil menunjukkan bahwa Bitcoin tidak memberikan perlindungan pada kuantil ekstrem IHSG, baik sebelum maupun sesudah ETF. Model DCC-GARCH semakin menegaskan bahwa korelasi Bitcoin–IHSG bersifat time-varying, namun tetap berada di area positif sehingga tidak memenuhi karakteristik aset pelindung. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa peluncuran Spot Bitcoin ETF tidak secara signifikan mengubah fungsi protektif Bitcoin, meskipun meningkatkan legitimasi dan partisipasi institusional. Secara keseluruhan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa Bitcoin lebih tepat diposisikan sebagai diversifier dengan pola korelasi tidak stabil, dibandingkan sebagai aset hedge maupun safe-haven bagi pasar saham Indonesia. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi investor, manajer portofolio, dan regulator dalam menilai peran Bitcoin dalam strategi mitigasi risiko di pasar berkembang.