Skripsi
The Impact of Minimum Wage Increases on Work Precarity in Indonesia
Dampak Kenaikan Upah Minimum terhadap Prekaritas Kerja di Indonesia
Pengarang:
Carine Aryaputri - ; Diahhadi Setyonaluri (Pembimbing/Promotor) - ; Paksi C. K. Walandouw (Penguji) - ; Shahnaz Natasya Arina (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini menganalisis hubungan antara upah minimum dan prekaritas kerja di Indonesia. Dengan menggunakan Survei Tenaga Kerja Nasional (SAKERNAS) untuk periode 2019-2024, studi ini menggunakan dataset pseudo-panel dengan merubah variabel individu menjadi rata-rata kabupaten/kota untuk setiap tahun. Prekaritas kerja mencerminkan kondisi pekerjaan yang rentan dan tidak stabil. Studi ini menggunakan indeks prekaritas yang dibangun berdasarkan lima kondisi kualitas pekerjaan di luar upah, seperti cuti berbayar, status kontrak kerja, jaminan kerja langsung, jaminan pensiun, dan jam kerja. Dengan menggunakan model fixed effects, hasil penelitian menunjukkan bahwa upah minimum yang lebih tinggi berasosiasi signifikan dengan prekaritas yang lebih tinggi di tingkat kabupaten/kota. Hubungan positif ini terutama didorong oleh displacement tenaga kerja, di mana sebagian pekerja terdorong berpindah ke bentuk-bentuk pekerjaan yang lebih prekariat.