Skripsi
Analisis Kesenjangan Upah Antar Gender di Indonesia: Studi Sakernas Agustus 2023 & 2024
An Analysis of the Gender Wage Gap in Indonesia: A Study of Sakernas August 2023 & 2024
Pengarang:
Fariz Ahmad Rasmona - ; Diahhadi Setyonaluri (Pembimbing/Promotor) - ; Elda Luciana Pardede (Penguji) - ; Paksi C.K. Walandouw (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis kesenjangan upah antar gender di Indonesia menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) Agustus 2023 dan 2024 dengan pendekatan regresi Ordinary Least Squares (OLS), serta dekomposisi Oaxaca–Blinder. Hasil estimasi menunjukkan bahwa pekerja perempuan secara konsisten memperoleh upah yang lebih rendah dibandingkan pekerja laki-laki, bahkan setelah mengendalikan karakteristik individu dan pekerjaan. Dekomposisi Oaxaca–Blinder mengungkapkan bahwa sebagian besar kesenjangan upah gender bersumber dari komponen unexplained, yaitu 95,7% pada tahun 2023 dan 92% pada tahun 2024, sementara perbedaan karakteristik teramati hanya menjelaskan sebagian kecil kesenjangan. Uji robustness Oster (2019) menunjukkan bahwa estimasi kesenjangan upah antar gender yang diperoleh dalam penelitian ini dapat bertahan dari potensi omitted variable bias. Temuan ini menegaskan bahwa kesenjangan upah antar gender di Indonesia pada periode 2023–2024 bersifat persisten dan dipengaruhi oleh mekanisme struktural di pasar tenaga kerja.