Skripsi
Does Tax Reliance Cause Democracy? Evidence From Historical Crop Appropriability
Apakah Pengandalan pada Pajak Menyebabkan Demokrasi? Bukti Dari Karakteristik Tanaman Historis
Pengarang:
Farhan Aditya Ramadhan - ; Kiki Verico (Penguji) - ; Jahen Fachrul Rezki (Pembimbing/Promotor) - ; Surjadi Basuki (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis hubungan kausal antara penghandalan pendapatan dari pajak negara dan kualitas demokrasi dengan berbasis dari teori kontrak fiskal yang menyatakan bahwa perpajakan mendorong akuntabilitas politik. Meskipun literatur menunjukkan korelasi yang kuat antara pajak dan demokrasi, bukti empiris kausal masih beragam akibat permasalahan endogenitas dan \textit{ommited variable bias}. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kausal penghandalan pajak non-sumber daya alam terhadap demokrasi dengan menggunakan pendekatan instrumental variables. Penelitian ini menggunakan data lintas negara, dengan penghandalan pajak sebagai variabel utama dan kualitas demokrasi sebagai variabel dependen. Untuk mengatasi endogenitas, penelitian ini menerapkan estimasi two-stage least squares (2SLS) dengan sejarah derajat keterambilalihan (crop appropriability) hasil pertanian pada suatu negara sebagai instrumen bagi kapasitas pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ketergantungan pajak non-sumber daya alam berpengaruh positif dan signifikan terhadap berbagai indikator demokrasi. Temuan ini mendukung argumen bahwa perpajakan berperan sebagai mekanisme institusional dalam memperkuat demokrasi, meskipun efeknya tidak selalu dimediasi oleh mobilisasi kolektif warga negara. Penelitian ini berkontribusi pada literatur ekonomi politik dengan memberikan bukti kausal yang lebih kuat mengenai peran pajak dalam proses demokratisasi.