Tesis
Pengaruh Kemiskinan Multidimensi terhadap Keberlanjutan Pendidikan Jenjang Sekolah Menengah Atas
Effects of Multidimensional Poverty on Educational Mobility to Senior High School
Pengarang:
Elisabet - ; Dwini Handayani (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh kemiskinan multidimensi terhadap keberlanjutan pendidikan anak ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia dengan menggunakan data longitudinal Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2000 dan 2014. Kemiskinan multidimensi diukur melalui pendekatan Alkire–Foster dengan tiga dimensi utama: kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Keberlanjutan pendidikan didefinisikan sebagai keberhasilan anak melanjutkan ke SMA, diestimasi menggunakan regresi logistik biner dengan pengendalian terhadap karakteristik rumah tangga, pendidikan orang tua, ukuran keluarga, wilayah demografi, dan status kemiskinan terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan multidimensi, baik pada masa balita maupun terkini, berpengaruh negatif dan signifikan terhadap peluang anak melanjutkan ke SMA. Anak yang miskin multidimensi saat balita memiliki peluang sekitar 40 persen lebih rendah untuk mencapai SMA dibandingkan anak yang tidak miskin. Pendidikan orang tua merupakan faktor paling kuat yang meningkatkan peluang keberlanjutan pendidikan, sedangkan analisis heterogenitas menunjukkan dampak kemiskinan lebih besar di luar Jawa. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pengentasan kemiskinan berbasis multidimensi.