Tesis
Pekerja Gig Usia Muda dan Pekerjaan Layak di Indonesia
Young Gig Workers and Decent Work in Indonesia
Pengarang:
Yogi Surya Pratama - ; Padang Wicaksono (Pembimbing/Promotor) - ; Turro S. Wongkaren (Penguji) - ; Elda Luciana Pardede (Penguji) -
Deskripsi
Perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi membuat perubahan dalam struktur tenaga kerja di Indonesia. Salah satu perubahan yang terjadi adalah munculnya ekonomi gig, yaitu sistem kerja berbasis fleksibilitas yang umumnya mengandalkan kontrak kerja jangka pendek seiring dengan berkembangnya platform. Meskipun ekonomi gig menawarkan fleksibilitas, kondisi ini sering kali menjadi pisau bermata dua karena menciptakan kerentanan, yang tercermin dari ketidakpastian pendapatan dan jam kerja yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh modal manusia pekerja gig usia muda mempengaruhi kelayakan upah dan jam kerja. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik multinomial untuk melihat pengaruh modal manusia terhadap pekerjaan layak yang terdiri dari empat kategori. Penelitian ini menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja gig usia muda berada pada kondisi kerja yang tidak layak. Hasil regresi logistik multinomial menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan pekerja gig usia muda untuk memperoleh kondisi decent work yang lebih layak. Pekerja gig usia muda dengan pendidikan menengah dan tinggi memiliki peluang yang lebih besar untuk berada pada kondisi kerja yang layak dibandingkan mereka yang berpendidikan rendah. Pekerja gig usia muda yang pernah mengikuti pelatihan juga secara positif dan signifikan meningkatkan kecenderungan untuk berada di kondisi kerja yang layak dibandingkan mereka yang tidak pernah mengikuti pelatihan.