Tesis
Hubungan Akses Transportasi dan Kesejahteraan Subjektif di Indonesia
The Relationship between Transportation Access and Subjective Well-Being in Indonesia
Pengarang:
Siska Dewi Paramitha - ; Sartika Djamalussin (Pembimbing) - ; Witri Indrayani (Penguji) - ; Paksi C.K Walandouw (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara akses transportasi dan kesejahteraan subjektif individu di Indonesia dengan menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS) gelombang ke-5 tahun 2014/2015 sebanyak 6.138 observasi. Analisis dilakukan menggunakan model ordered probit, dengan mengendalikan karakteristik sosial-ekonomi serta kondisi kesehatan fisik dan mental individu. Penelitian ini menekankan peran akses transportasi dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari, yang diukur melalui keterjangkauan biaya dan ketersediaan sarana. Hasil analisis berdasarkan kategori tingkat kesejahteraan subjektif ditemukan bahwa kenaikan rasio pengeluaran transportasi meningkatkan probabilitas individu berada pada kategori tidak puas sama sekali dan agak/tidak terlalu puas, serta menurunkan probabilitas individu berada pada kategori benar-benar/sangat puas. Sementara itu, kepemilikan kendaraan pribadi berkorelasi positif dengan kesejahteraan subjektif, yang tercermin dari menurunnya probabilitas individu berada pada kategori tidak puas sama sekali dan agak/tidak terlalu puas, serta meningkatnya probabilitas berada pada kategori benar- benar/sangat puas. Temuan ini menggambarkan bahwa akses transportasi merupakan faktor struktural yang penting dalam membentuk kualitas hidup masyarakat.