Tesis
Dampak Keberadaan Transportasi Publik Terhadap Land Value: Studi Kasus MRT Jakarta
The Impact of Public Transportation on Land Values: A Case Study of the Jakarta MRT
Pengarang:
Luvy Sofiah - ; M. Halley Yudhistira (Pembimbing/Promotor) - ; Muhammad Hanri (Penguji) - ; Arip Mutaqien (Penguji) -
Deskripsi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari pembangunan MRT terhadap peningkatan nilai tanah dan properti di kawasan sekitarnya serta potensi pendapatan daerah yang dapat diperoleh dari penerapan Land Value Capture pada pembangunan MRT.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Difference in Differences (DiD) dengan pendekatan Fixed Effects pada data panel NJOP periode 2013 – 2015. Objek pajak yang berada pada radius tertentu dari stasiun MRT didefinisikan sebagai kelompok perlakuan dan wilayah yang berada di luar radius tersebut sebagai kelompok kontrol. Analisis dilengkapi dengan event study untuk menguji dinamika dampak MRT dan validitas asumsi parallel trends, serta uji ketahanan (robustness check) menggunakan variasi buffer jarak 300 meter, 500 meter dan 700 meter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan MRT memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan NJOP per meter persegi di kawasan sekitar stasiun MRT, dengan besaran dampak yang menurun seiring bertambahnya jarak. Dampak tersebut telah muncul sejak pra-operasional dan terus meningkat pada periode pasca-operasional. Implikasi dari temuan empiris tersebut, peningkatan nilai lahan akibat MRT berpotensi meningkatkan PBB-P2.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBB-P2 memiliki potensi sebagai instrumen Land Value Capture (LVC) yang efektif untuk mendukung keberlanjutan pembiayaan infrastruktur transportasi perkotaan. Dengan desain kebijakan yang berbasis zonasi, penyesuaian bertahap dan memperhitungkan aspek sosial, penerapan Land Value Capture (LVC) melalui PBB-P2 dapat menjadi kebijakan yang adil dan berkelanjutan di Jakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Difference in Differences (DiD) dengan pendekatan Fixed Effects pada data panel NJOP periode 2013 – 2015. Objek pajak yang berada pada radius tertentu dari stasiun MRT didefinisikan sebagai kelompok perlakuan dan wilayah yang berada di luar radius tersebut sebagai kelompok kontrol. Analisis dilengkapi dengan event study untuk menguji dinamika dampak MRT dan validitas asumsi parallel trends, serta uji ketahanan (robustness check) menggunakan variasi buffer jarak 300 meter, 500 meter dan 700 meter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan MRT memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan NJOP per meter persegi di kawasan sekitar stasiun MRT, dengan besaran dampak yang menurun seiring bertambahnya jarak. Dampak tersebut telah muncul sejak pra-operasional dan terus meningkat pada periode pasca-operasional. Implikasi dari temuan empiris tersebut, peningkatan nilai lahan akibat MRT berpotensi meningkatkan PBB-P2.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBB-P2 memiliki potensi sebagai instrumen Land Value Capture (LVC) yang efektif untuk mendukung keberlanjutan pembiayaan infrastruktur transportasi perkotaan. Dengan desain kebijakan yang berbasis zonasi, penyesuaian bertahap dan memperhitungkan aspek sosial, penerapan Land Value Capture (LVC) melalui PBB-P2 dapat menjadi kebijakan yang adil dan berkelanjutan di Jakarta.