Tesis
Bank Sampah dan Pengelolaan Sampah: Bukti Empiris Data Panel Kota dan Kabupaten di Indonesia
Waste Banks and Waste Management: Empirical Evidence from Panel Data of Cities and Regencies in Indonesia
Pengarang:
Tasya Beviannisa Putri - ; Alin Halimatussadiah (Penguji) - ; Milda Irhamni (Penguji) - ; Yohanna M.L. Gultom (Penguji) -
Deskripsi
Kenaikan tonase sampah seiring meningkatnya aktivitas perekonomian dan jumlah penduduk merupakan tantangan fundamental, terutama di Indonesia. Pasalnya, kenaikan sampah seringkali tidak diimbangi dengan layanan pengelolaan sampah yang memadai, termasuk kecenderungan pemerintah daerah mengelola sampah melalui praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping). Oleh karena itu, program bank sampah diregulasikan sebagai sektor semiformal pengelolaan sampah dari rumah tangga. Meski demikian, pertumbuhan jumlah bank sampah belum dapat mereduksi tonase sampah yang dibuang ke TPA secara optimal. Implementasi bank sampah pun kerap terkendala minimnya jumlah nasabah hingga kurang optimalnya dukungan pendanaan untuk operasional. Kondisi tersebut, disertai dengan dominasi pemulung sebagai sesama aktor pengelolaan sampah, memantik ketidakpastian ihwal relevansi kebijakan bank sampah di tingkat nasional. Penelitian ini dilakukan guna mengkaji hubungan bank sampah dengan tonase sampah terkelola menggunakan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil regresi fixed effect secara keseluruhan menunjukkan signifikansi korelasi bank sampah dengan pengurangan tonase sampah terkelola di kota-kota Pulau Jawa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa korelasi bank sampah terhadap penurunan sampah terkelola signifikan secara statistik, tetapi relevansinya dalam menekan jumlah sampah masih terbatas. Oleh karena itu, evaluasi kebijakan persampahan perlu mengutamakan perbaikan mutu data SIPSN diiringi peningkatan kapasitas bank sampah.