Skripsi
Investigating Break Dates in Modelling Australian Retail Sales during the Global Financial Crisis
Penentuan Tanggal Perubahan Struktural dalam Pemodelan Penjualan Ritel Australia pada Masa Krisis Keuangan Global
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji bagaimana perbedaan penetapan titik perubahan selama krisis keuangan global memengaruhi proses pemodelan dan peramalan penjualan ritel di Australia. Dengan menggunakan data penjualan ritel triwulanan dalam bentuk logaritma untuk periode 2000Q1 hingga 2019Q4, penelitian ini mengestimasi model autoregresif yang mencakup tren deterministik, komponen musiman, serta perubahan struktural pada laju pertumbuhan tren. Terdapat tujuh kandidat titik perubahan antara 2007Q4 dan 2009Q2 yang dianalisis untuk menilai pengaruh ketidakpastian waktu krisis terhadap pemilihan orde lag, kecocokan model, diagnostik residual, dan akurasi peramalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akaike Information Criterion (AICc) secara konsisten memilih model orde tiga dan menetapkan 2007Q4 sebagai titik perubahan yang paling tepat dalam menggambarkan perkembangan jangka panjang penjualan ritel. Sebaliknya, akurasi peramalan meningkat ketika titik perubahan ditempatkan pada fase akhir krisis, dengan 2009Q2 menghasilkan Root Mean Squared Error (RMSE) terendah. Meskipun demikian, perbedaan hasil peramalan antarmodel relatif kecil, sehingga ketepatan proyeksi jangka pendek tidak terlalu sensitif terhadap variasi penetapan titik perubahan. Temuan ini menegaskan pentingnya mengevaluasi asumsi perubahan struktural menggunakan kriteria kecocokan dan peramalan, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perilaku konsumsi selama periode ketidakstabilan ekonomi.