Tesis
Apakah Tata Kelola Pemerintah Memperkuat atau Melemahkan Dampak Foreign Direct Investment (FDI) terhadap Energi Terbarukan di G20: Penerapan Metode Generalisasi Method of Moments tahun 2002-2021
Pengarang:
Tri Fitriani - ; Telisa Aulia Falianty (Pembimbing/Promotor) - ; Mahjus Ekananda (Penguji) - ; Desita Prabawati Ratna (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji sejauh mana kualitas tata kelola memoderasi hubungan antara investasi asing langsung (FDI) dan konsumsi energi terbarukan di negara-negara G20. Dengan menggunakan pendekatan data panel dinamis dan estimator dua langkah Generalized Method of Moments (GMM), analisis dilakukan terhadap data tahun 2002 hingga 2021 untuk mengatasi potensi endogenitas dan heterogenitas yang tidak teramati. Model mencakup arus masuk FDI, kualitas tata kelola, tingkat inflasi, dan keterbukaan perdagangan, dengan penekanan khusus pada interaksi antara FDI dan tata kelola pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI dan kualitas tata kelola pemerintahan masing-masing berasosiasi positif dan signifikan dengan konsumsi energi terbarukan di negara-negara G20. Tata kelola pemerintahan yang baik berperan penting dalam menciptakan lingkungan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan energi terbarukan melalui peningkatan kepastian regulasi dan penurunan risiko investasi. Sementara itu, inflasi dan keterbukaan perdagangan menunjukkan asosiasi negatif dengan konsumsi energi terbarukan. Temuan penelitian ini, yakni bahwa interaksi antara FDI dan tata kelola menunjukkan asosiasi negatif secara statistik, mengindikasikan bahwa kualitas institusional yang tinggi tidak selalu memperkuat kontribusi FDI terhadap konsumsi energi terbarukan. Hasil ini menekankan kompleksitas dalam menyelaraskan strategi investasi dengan kerangka kelembagaan, serta pentingnya koordinasi kebijakan yang terintegrasi untuk memastikan bahwa FDI berasosiasi dengan peningkatan konsumsi energi bersih secara efektif.