Tesis
Hubungan Tingkat Pendidikan Kepuasan terhadap Pendidikan, Penggunaan Internet, Gender dan Ketenagakerjaan dengan Pendapatan Individu di Indonesia: Analisis Data SPTK 2017 dan 2021
The Association between Educational Attainment, Educational Satisfaction, Internet Use, Gender and Employment with Individual Income in Indonesia: An Analysis of the 2017 and 2021 SPTK Data
Pengarang:
Hilmy Farras Firdaus - ; Ninasapti Triaswati (Pembimbing/Promotor) - ; Khoirunurrofik (Penguji) - ; Thia Jasmina (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara tingkat pendidikan, kepuasan terhadap pendidikan, penggunaan internet, karakteristik gender, serta status ketenagakerjaan dengan pendapatan individu di Indonesia. Pendidikan dalam penelitian ini dipahami sebagai proses pembentukan kemampuan dan kompetensi individu yang berpengaruh terhadap kapasitas ekonomi seseorang. Sejumlah kajian empiris menunjukkan bahwa individu dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik. Namun demikian, individu dengan lama pendidikan yang sama tidak selalu mencapai hasil ekonomi yang setara, karena capaian tersebut juga dipengaruhi oleh kualitas keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh selama proses pendidikan berlangsung. Oleh sebab itu, kepuasan terhadap pendidikan digunakan sebagai indikator untuk menangkap dimensi kualitas dan relevansi pendidikan yang dirasakan individu, terutama dalam kaitannya dengan kebutuhan dunia kerja. Selain faktor pendidikan, pemanfaatan internet juga berkontribusi dalam memperluas akses informasi, meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi, serta membuka peluang kerja dan usaha berbasis digital. Di samping itu, perbedaan gender dan status ketenagakerjaan turut memengaruhi posisi individu dalam struktur pendapatan. Penelitian ini menggunakan data Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik pada tahun 2017 dan 2021, dengan unit analisis kepala rumah tangga yang bekerja sebanyak 92.687 observasi. Pendapatan individu dianalisis dalam bentuk kategori, sehingga memungkinkan pengukuran probabilitas individu berada pada kelompok pendapatan terendah hingga tertinggi. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan, kepuasan terhadap pendidikan, penggunaan internet, serta karakteristik individu dan pekerjaan memiliki keterkaitan yang positif dengan pendapatan individu di Indonesia, yang mengindikasikan pentingnya pendekatan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara komprehensif.