Tesis
Pengaruh Pendamping Lokal Desa terhadap Kualitas Jalan Desa di Indonesia
The Influence of Village Facilitators on Village Road Development in Indonesia
Pengarang:
Handre Ricky Wantania - ; Yohanna M. Lidya Gultom (Pembimbing/Promotor) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Riyanto (Penguji) -
Deskripsi
Infrastruktur jalan desa merupakan komponen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi perdesaan, khususnya di wilayah yang masih bergantung pada sektor pertanian dan aktivitas produksi lokal. Meskipun transfer fiskal ke desa telah meningkat secara signifikan, variasi kualitas infrastruktur antar desa masih tetap terlihat, menunjukkan bahwa ketersediaan sumber daya keuangan saja belum tentu menjamin efektivitas hasil pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendampingan desa dan kualitas jalan desa dalam konteks kebijakan pembangunan desa yang telah terinstitusionalisasi secara nasional di Indonesia. Dengan menggunakan data tingkat desa dari beberapa gelombang Pendataan Potensi Desa (PODES), penelitian ini menerapkan pendekatan empiris observasional. Model utama yang digunakan adalah regresi logit teragregasi, dengan interpretasi hasil melalui average marginal effects, serta didukung oleh estimasi alternatif sebagai uji ketahanan hasil. Analisis mengendalikan kapasitas fiskal desa, karakteristik kepemimpinan, dan aspek tata kelola desa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Pendamping Lokal Desa berasosiasi positif dan signifikan dengan probabilitas desa memiliki jalan desa dengan kondisi berperkerasan baik. Hubungan ini konsisten di berbagai spesifikasi model, mengindikasikan adanya variasi efektivitas pendampingan meskipun kebijakan tersebut telah diterapkan secara luas. Namun demikian, temuan penelitian ini diinterpretasikan sebagai hubungan asosiatif dan belum bersifat kausal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan sebagai mekanisme penguatan kapasitas kelembagaan desa dalam mendukung pembangunan infrastruktur perdesaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Pendamping Lokal Desa berasosiasi positif dan signifikan dengan probabilitas desa memiliki jalan desa dengan kondisi berperkerasan baik. Hubungan ini konsisten di berbagai spesifikasi model, mengindikasikan adanya variasi efektivitas pendampingan meskipun kebijakan tersebut telah diterapkan secara luas. Namun demikian, temuan penelitian ini diinterpretasikan sebagai hubungan asosiatif dan belum bersifat kausal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan sebagai mekanisme penguatan kapasitas kelembagaan desa dalam mendukung pembangunan infrastruktur perdesaan.