Tesis
Analisis Penyebab Masyarakat Tidak Melakukan Sertipikasi Tanah Pemilik Sawah Gilir Ganti pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Studi Kasus Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi
Analysis of the Reason Why the Community did not Certify the Program (PTSL) Case Study, Kerinci District, Jambi Province
Pengarang:
M. Trianda Dasa Prima - ; Jossy Prananta Moeis (Pembimbing/Promotor) - ; Hera Susanti (Penguji) - ; Yohanna Magdalena Lydia (Penguji) -
Deskripsi
Sistem gilir ganti sawah menjadi salah satu penyebab rendahnya capaian realisasi sertipikasi tanah dalam program PTSL di Kabupaten Kerinci. Pemerintah melalui Permen ATR/BPN No 9 tahun 2015 telah memfasilitasi masyarakat pemilik sawah gilir ganti untuk memiliki sertipikat dengan keseluruhan nama pemilik tercantum dalam sertipikat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab masyarakat pemilik sawah gilir ganti yang tidak mensertipikatkan tanah sawah nya dan selanjutnya peneliti mencoba menawarkan solusi mengenai sertipikasi hak tanah komunal di Kabupaten Kerinci.. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif melalui kuesioner, telaah dokumen dan in depth interview dengan informan yang dipilih dan ditentukan. Hasi penelitian menunjukkan bahwa penyebab masyarakat pemilik sawah gilir ganti tidak mau mensertipikatkan sawahnya karena mereka tidak paham tentang pentingnya sertipikat tanah, tanah gilir tersebut kepunyaan banyak pemilik atau banyak ahli warisnya, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui tentang sertipikat tanah komunal, selain itu masyarakat tidak mau mensertipikatkan tanahnya dengan alasan tidak diperbolehkan oleh ninik mamak dan tengganai, serta ada kebingungan tentang siapa yang akan memegang sertipikat dan nama siapa yang tercantum di dalamnya. disamping itu masyarakat merasa terbebani dengan pajak-pajak dan administrasi lainnya yang akan muncu jika tanah mereka di sertipikatkan.