Tesis
Dampak Penerapan Kebijakan PSBB terhadap Konsentrasi PM2.5 di 5 Kota Besar di Indonesia
Impact of PSBB Implementation on PM2.5 Concentration of 5 Big Cities in Indonesia
Pengarang:
Erwin Dariyanto - ; Yohanna M. Lidya Gultom (Pembimbing/Promotor) - ; Chaikal Nuryakin (Penguji) - ; Alin Halimatussadiah (Penguji) -
Deskripsi
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dampak penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB terhadap konsentrasi particulate matter 2.5 (PM2.5). Periode pengamatan berlangsung dari 1 September 2019 sampai 31 Desember 2020 di lima kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. Data diolah menggunakan model fixed effect least square dummy variable (LSDV) untuk menguji dampak kebijakan PSBB atau pembatasan mobilitas warga untuk mengurangi penyebaran COVID-19 terhadap konsentrasi PM2.5.
Hasilnya, kebijakan PSBB berdampak sangat signifikan terhadap penurunan PM2.5 hingga sebesar 1,210 μg/m3. Ketika dilakukan pengujian dampak PSBB per level, dari 4 level PSBB, PSBB level 3 yang signifikan menurunkan konsentrasi PM2.5. Sementara PSBB level 1, PSBB level 2 dan PSBB level 4 bisa berdampak pada menurunnya konsentrasi PM2.5, namun tidak signifikan.
Penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada pengambil kebijakan sebagai pertimbangan saat membuat keputusan terkait dengan pengendalian kualitas udara di Indonesia. Penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan melihat variabel jumlah kendaraan, ketegasan aparat dalam menerapkan PSBB.
Hasilnya, kebijakan PSBB berdampak sangat signifikan terhadap penurunan PM2.5 hingga sebesar 1,210 μg/m3. Ketika dilakukan pengujian dampak PSBB per level, dari 4 level PSBB, PSBB level 3 yang signifikan menurunkan konsentrasi PM2.5. Sementara PSBB level 1, PSBB level 2 dan PSBB level 4 bisa berdampak pada menurunnya konsentrasi PM2.5, namun tidak signifikan.
Penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada pengambil kebijakan sebagai pertimbangan saat membuat keputusan terkait dengan pengendalian kualitas udara di Indonesia. Penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan melihat variabel jumlah kendaraan, ketegasan aparat dalam menerapkan PSBB.