Tesis
Perbandingan Nilai Ekonomi Pemanfaatan Ekstraktif dan Non Ekstraktif dari Hiu dan Pari di Indonesia
Comparison of the Economic Value of Extractive and Non Extractive use of Shark and Rays in Indonesia
Pengarang:
Syifa Annisa - ; Alin Halimatussadiah (Pembimbing/Promotor) - ; Teguh Dartanto (Penguji) - ; Berly Martawardaya (Penguji) -
Deskripsi
Sebagian besar pemanfaatan hiu dan pari di Indonesia masih bersifat ekstraktif. Hal tersebut meningkatkan ancaman terhadap keberadaanya yang ditunjukkan dengan penurunan populasinya. Padahal ada jenis pemanfaatan lain yaitu pemanfaatan non-ekstraktif berupa ekowisata hiu dan pari. Penelitian ini membandingkan nilai ekonomi kegiatan ekowisata hiu dan pari dengan nilai ekonomi yang diberikan oleh kegiatan perikananya, di lokasi target penangkapan yaitu di Meulaboh, Takalar dan Tanjung Luar. Nilai ekonomi ekstraktif didapatkan dari nilai pasar dengan data Surat Rekomendasi KKP sedangkan non-ekstraktif diberikan dalam bentuk use value melalui metode TCM, dan non-use value menggunakan CVM. Rasio antara nilai perikanan dengan estimasi nilai rekreasi yaitu 1:33, 1:28 dan 1:2,7 untuk masing-masing lokasi Meulaboh, Takalar, dan Tanjung Luar. Dengan demikian, ekowisata hiu dan pari jelas dapat menjadi alternatif kegiatan penangkapan hiu dan pari di lokasi-lokasi yang menjadikan mereka sebagai target penangkapan. Temuan lainnya yaitu estimasi rata-rata nilai konservasi dari keberadaan hiu dan pari yang sebanyak Rp. 105.403/orang.