Tesis
The Determinants of Household Spending on Alcohol and Tobaccoin Tanzania
Penentu Pengeluaran Rumah Tangga untuk Alkohol dan Tembakau di Tanzania
Pengarang:
Stephen Richard Mwaisakila - ; Vid Adrison (Pembimbing/Promotor) - ; I Dewa Gede Karma Wisana (Penguji) - ; Abdillah Ahsan (Penguji) -
Deskripsi
Meningkatnya efek yang disebabkan oleh alkohol dan tembakau menyerukan intervensi yang diperlukan. Ini tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di negara-negara berkembang yang tampaknya lebih terpengaruh oleh masalah ini. Studi menunjukkan bahwa 80% perokok di seluruh dunia tinggal di negara-negara berkembang di mana penyakit terkait tembakau telah menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap morbiditas tinggi. Selain itu, konsumsi alkohol yang berlebihan telah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat global, di mana ia menyumbang sekitar 6% dari kematian dan 5% dari kecacatan di dunia. Selain itu, prevalensi Gangguan Penggunaan Alkohol (AUD) dilaporkan sebesar 4% secara global sedangkan di Afrika sebesar 3%. Tanzania menjadi negara berkembang dan berlokasi di Afrika juga berisiko terpengaruh lebih jika langkah-langkah yang diperlukan untuk mengendalikan perilaku tidak sehat ini tidak diambil. Namun, karena informasi yang terbatas tentang struktur dan perilaku orang-orang dalam pengeluaran dan konsumsi produk-produk adiktif ini di Tanzania, akan sulit untuk menyiapkan langkah-langkah yang relevan untuk mengekang masalah-masalah tersebut. Oleh karena itu, dengan menggunakan model regresi Tobit, penelitian ini meneliti pengaruh karakteristik sosial dan ekonomi pada pengeluaran alkohol dan tembakau. Penelitian ini menemukan faktor-faktor seperti pendapatan, budaya, dan perubahan preferensi dari waktu ke waktu untuk memiliki hubungan yang signifikan dengan pengeluaran untuk alkohol dan tembakau. Penelitian ini menciptakan basis perilaku pengeluaran alkohol dan tembakau di Tanzania. Setelah menentukan perilaku pengeluaran, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk memeriksa perilaku konsumsi dan efeknya untuk menyiapkan langkah-langkah yang relevan untuk mengendalikan risiko alkohol dan tembakau di Tanzania.