Tesis
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Repayment Capacity Kredit Mikro dan Pengaruhnya pada Kredit Dalam Perhatian Khusus, Kredit Macet, dan Daftar Hitam Nasabah Kupedes dan Kur PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Kunir
Analysis of Factors Affecting the Level of Repayment Capacity of Microcredit and its Effect on Loans Under Special Attention, Bad Debt, and Black List of Kupedes and Kur Customers PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kunir Unit
Pengarang:
Kezia Marmina Kentas - ; Rofikoh Rokhim (Pembimbing/Promotor) - ; Maria Ulpah (Penguji) - ; Dewi Hanggraeni (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kapasitas pembayaran kembali kredit mikro, dengan fokus pada dampak tingkat DPK (Dalam Pertimbangan Khusus), NPL (Non-Performing Loan), dan DH (Daftar Hitam) untuk pinjaman Kupedes dan KUR di cabang Kunir Bank Rakyat Indonesia di Blitar. Penelitian ini menyoroti peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, sekaligus mencatat tantangan seperti terbatasnya akses terhadap keuangan. Faktor-faktor utama yang memengaruhi pembayaran kembali meliputi kondisi keuangan, rasio utang terhadap pendapatan, dan karakteristik peminjam. Dengan menggunakan regresi logistik multinomial, penelitian ini menganalisis hubungan antara variabel-variabel ini dan kinerja pembayaran kembali. Temuan awal mengungkapkan bahwa pemantauan pinjaman secara signifikan meningkatkan pembayaran kembali, mengurangi risiko gagal bayar dengan meningkatkan kesadaran peminjam. Sebaliknya, ukuran pinjaman dan durasi pembayaran kembali memiliki dampak minimal, sementara agunan berdampak negatif terhadap ketepatan waktu pembayaran kembali, karena peminjam dapat mengandalkannya sebagai cadangan. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengawasan untuk menjaga stabilitas pembayaran kembali dan menyarankan bahwa bank dapat meningkatkan pengawasan, terutama untuk pinjaman yang dijaminkan, untuk meminimalkan utang macet. Wawasan dari penelitian ini dapat membantu bank dalam menyempurnakan manajemen risiko dan memberi tahu peminjam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tantangan pembayaran kembali. Studi ini berfokus pada wilayah Kunir, menganalisis data dari Agustus 2023 hingga Agustus 2024, dan menawarkan pandangan yang terarah tentang dinamika kredit mikro di Indonesia.