Skripsi
The Impact of Corporate Derivative Usage on Stock Idiosyncratic Volatility: Evidence from The Indonesian Stock Exchange
Pengarang:
Abdul Malik - ; Arief Wibisono Lubis (Pembimbing/Promotor) - ; Maria Ulpah (Penguji) - ; Muthia Pramesti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan derivatif korporat terhadap volatilitas imbal hasil saham idiosinkratik pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2024. Penggunaan derivatif korporat dioperasionalisasikan sebagai variabel biner yang membedakan perusahaan pengguna derivatif dari perusahaan non-pengguna, konsisten dengan metodologi Chaudhry dan Gupta (2023). Sampel terdiri dari 156 perusahaan non-keuangan dengan total 936 observasi firma- tahun. Dua spesifikasi regresi data panel digunakan dalam penelitian ini, yaitu model Fixed Effects dengan standard error yang dikelompokkan berdasarkan firma, serta model Pooled OLS dengan efek tetap industri dan tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan derivatif korporat memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap volatilitas idiosinkratik (IVOL), dan temuan ini dikonfirmasi lebih lanjut melalui pengaruh negatif yang signifikan terhadap volatilitas imbal hasil saham total (STKVOL) dalam uji robustness. Besaran efek pengurangan volatilitas, sekitar 5,48% relatif terhadap rata-rata sampel, melampaui yang didokumentasikan oleh Chaudhry dan Gupta (2023) di pasar India, yang mengindikasikan bahwa peran derivatif dalam meredam risiko semakin besar dalam konteks Indonesia, di mana adopsi derivatif masih merupakan praktik minoritas dan perusahaan yang tidak melakukan lindung nilai tetap terekspos penuh terhadap guncangan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan derivatif korporat merupakan sinyal yang bermakna atas disiplin keuangan dan pengendalian risiko operasional, dengan implikasi bagi manajemen perusahaan, investor, serta regulator pasar modal di lingkungan pasar berkembang.