Skripsi
Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Kinerja Perusahaan Non-Finansial Terdaftar di Bursa Negara ASEAN-5+3: Analisis Komparatif Developed dan Emerging Economies Periode 2020-2024
Pengarang:
Azzahra Khairunnisa Nasution - ; Dewi Hanggraeni (Pembimbing/Promotor) - ; Muthia Pramesti (Penguji) - ; Junino Jahja (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji pengaruh manajemen modal kerja terhadap kinerja perusahaan non-finansial yang terdaftar di bursa efek delapan negara ASEAN-5+3, serta menguji apakah pengaruh tersebut berbeda antara kelompok developed economies (Jepang, Korea Selatan, dan Singapura) dan emerging economies (Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina) selama periode 2020 hingga 2024. Penelitian menggunakan Fixed Effect Model dengan cluster-robust standard errors dan Return on Assets berbasis EBIT sebagai proksi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CCC, DSI, dan DSO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA di kedua kelompok, dengan pengaruh yang lebih besar pada emerging economies, konsisten dengan argumen financial constraints theory. DPO berpengaruh positif signifikan di emerging economies setelah kontrol dimasukkan tetapi tidak signifikan di developed economies, sementara WC berpengaruh positif signifikan secara konsisten di seluruh model dan kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan sistematis dalam pengaruh manajemen modal kerja antara kedua kelompok ekonomi dan memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan, regulator pasar modal, serta bank sentral di kawasan ASEAN-5+3.