Skripsi
Pengaruh Modal dan Likuiditas Kredit Bank Pra Krisis terhadap Profitabilitas Bank Selama Krisis COVID-19: Bukti Empiris pada Kawasan ASEAN+3
Pengarang:
Michelle Metta Antoniete - ; Dewi Hanggraeni (Pembimbing/Promotor) - ; Muthia Pramesti (Penguji) - ; Junino Jahja (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini menguji bagaimana modal dan likuiditas kredit bank pra-krisis memengaruhi profitabilitas bank selama krisis COVID-19 di kawasan ASEAN+3. Menggunakan data 218 bank dari 9 negara ASEAN+3, penelitian ini membedakan modal bank ke dalam rasio ekuitas terhadap total aset, rasio total modal regulatori, dan rasio modal inti, sedangkan likuiditas kredit diproksikan dengan loan-to-deposit ratio. Profitabilitas bank diukur menggunakan return on assets dan return on equity pada tahun 2020. Model diestimasi menggunakan regresi cross-sectional ordinary least squares dengan country fixed effects, specialization fixed effects, dan cluster-robust standard errors pada level bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal dan likuiditas pra-krisis tidak secara konsisten berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank selama pandemi. Namun, modal regulatori dan modal inti memperoleh dukungan terbatas ketika kondisi pra-krisis diukur dalam horizon yang lebih panjang dan ketika bank memiliki kualitas aset yang lebih sehat. Loan-to-Deposit Ratio juga membawa informasi ekonomi, tetapi sebagian besar efeknya terserap oleh profitabilitas pra-krisis. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan profitabilitas bank selama krisis tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal dan likuiditas, tetapi juga oleh kualitas aset, kualitas modal, dan keberlanjutan profitabilitas sebelum krisis.