Skripsi
Tinjauan Perhitungan Expected Credit Loss (ECL) dan Unexpected Credit Loss (UCL) dalam Pengelolaan Risiko Kredit pada Portofolio Investasi Badan XYZ
Pengarang:
Ryan Hidayatullah - ; Vera Diyanty (Pembimbing/Promotor) - ; Evony Silvino Violita (Penguji) - ; Rahfiani Khairurizka (Penguji) -
Deskripsi
Laporan magang ini membahas penerapan penghitungan Expected Credit Loss (ECL) dan Unexpected Credit Loss (UCL) sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit pada portofolio investasi Badan XYZ, sebuah lembaga pengelola dana publik yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung, studi dokumentasi internal, dan keterlibatan dalam proses analisis risiko selama kegiatan magang. Pengukuran ECL pada lembaga ini menggunakan parameter Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at Default (EAD) dengan pendekatan forward-looking, selaras dengan konsep risiko kredit dalam Basel Framework maupun ketentuan PSAK 71. Sementara itu, penghitungan UCL dilakukan menggunakan pendekatan konservatif berbasis Dana Kelolaan Tertimbang Menurut Risiko (DKTMR) sebagai proksi dari estimasi kerugian ekstrem, mengingat keterbatasan data historis dan tidak diterapkannya model IRB secara penuh pada lembaga non-bank. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa praktik pengukuran risiko kredit Badan XYZ secara umum telah sesuai dengan kerangka teoretis dan regulasi seperti SEOJK No. 34/SEOJK.03/2015, khususnya dalam penetapan bobot risiko, pengelompokan instrumen, serta penyusunan parameter risiko kredit. Meski demikian, ketergantungan pada spreadsheet-based model menghadirkan risiko operasional seperti human error, kurangnya version control, serta keterbatasan audit trail. Oleh karena itu, laporan ini merekomendasikan penguatan infrastruktur pengolahan data risiko melalui automasi, pembangunan loss event database, serta peningkatan proses validasi model untuk mendukung akurasi pengukuran risiko kredit di masa mendatang. Secara keseluruhan, kegiatan magang memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana konsep risiko kredit diterapkan dalam lembaga pengelola dana publik berskala besar, serta bagaimana ECL dan UCL digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan investasi yang prudent, transparan, dan akuntabel.