Skripsi
Perilaku Investor dan Reaksi Harga di Sekitar Historical Price Highs: Studi Peristiwa di Bursa Efek Indonesia
Pengarang:
Dzikra Kamila - ; Ririen Setiati Riyanti (Pembimbing/Promotor) - ; Karina Wulandari (Pembimbing/Promotor) - ; Mona Ridho Sidjabat (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis reaksi harga saham di sekitar historical price high pada 889 saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2014–2024 menggunakan pendekatan event study. Studi ini meneliti bagaimana kondisi saham yang mendekati titik tertinggi historis (Near Historical High) dan saham yang melampaui titik tertinggi historis (Break Historical High) menghasilkan reaksi harga yang diukur menggunakan cumulative abnormal return (CAR) pada empat horizon pasca-event. Model diestimasi menggunakan regresi pooled ordinary least squares (pooled OLS) dengan kontrol ukuran perusahaan, momentum, dan volatilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi harga di sekitar historical high sejalan dengan temuan pada pasar modal Taiwan oleh S. Lee dan Chou (2025). Kondisi NearHH menghasilkan CAR negatif yang persisten, konsisten dengan fenomena overreaction, sedangkan kondisi BreakHH menghasilkan CAR positif di seluruh horizon, mengindikasikan adanya underreaction. Perbandingan dengan 52-week high mengindikasikan bahwa historical high memiliki pengaruh yang lebih kuat dalam konteks pasar modal Indonesia. Uji heterogenitas menemukan bahwa efek tersebut lebih kuat pada perusahaan berkapitalisasi kecil, saham dengan abnormal turnover yang tinggi, dan pada periode pasca-COVID-19.