Skripsi
Revisiting The Drivers of Indonesia’s Post-COVID-19 Bank Credit Slowdown: A Comparison Across Periods
Pengarang:
Muhammad Anggi Nurafianto - ; Sugiharso Safuan (Pembimbing/Promotor) - ; Dewi Ratna Sjari M. (Penguji) - ; Desita Prabawati Ratna (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji perlambatan kredit perbankan pada periode pascapandemi COVID-19, khususnya pada akhir 2024 hingga sepanjang 2025, serta membandingkannya dengan kontraksi kredit yang terjadi sebelum dan selama pandemi COVID-19. Perlambatan kredit pada periode tersebut terjadi di tengah fundamental makroekonomi Indonesia yang relatif kuat, kebijakan moneter yang akomodatif, dan likuiditas perbankan yang memadai, memunculkan pertanyaan mengenai sumber perlambatan kredit. Sebagian besar literatur terdahulu berfokus pada kontraksi kredit yang terjadi selama atau setelah krisis ekonomi, seperti krisis keuangan Asia 1998 dan pandemi COVID-19. Penelitian ini melengkapi literatur tersebut dengan menganalisis episode perlambatan kredit yang terjadi di luar periode krisis. Menggunakan model disequilibrium pasar kredit, penelitian ini mengidentifikasi apakah perlambatan kredit lebih disebabkan oleh faktor penawaran dari sisi perbankan atau oleh melemahnya permintaan kredit dari sektor riil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber perlambatan kredit berbeda antarperiode. Pada periode pascapandemi COVID-19, perlambatan pertumbuhan kredit yang terjadi sejak akhir 2024 hingga awal 2025 terutama didorong oleh melemahnya permintaan kredit. Namun, sejak April 2025 hingga akhir tahun, perlambatan kredit lebih dominan dipengaruhi oleh pengetatan penawaran kredit oleh perbankan.