Skripsi
Pengaruh Elemen dalam Drama Korea terhadap Intention to Visit South Korea pada Generasi Z dan Milenial di Indonesia: Peran Mediasi Place Attachment dan Moderasi Celebrity Attachment
Pengarang:
Gina Putri Nuryeni - ; Fandis Ekyawan (Pembimbing/Promotor) - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (Penguji) - ; Yeshika Alversia (Penguji) -
Deskripsi
Popularitas budaya Korea Selatan (Hallyu) telah mendorong meningkatnya konsumsi drama Korea di berbagai negara, termasuk Indonesia. Drama Korea tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi destinasi wisata melalui visualisasi tempat, alur cerita, budaya, serta karakter yang mampu membangun keterikatan emosional penonton. Fenomena ini mendorong berkembangnya film tourism, yaitu aktivitas wisata yang dipengaruhi oleh tayangan media audiovisual. Meskipun berbagai penelitian telah membahas hubungan antara drama Korea dan minat berkunjung, masih terbatasnya penelitian yang menganalisis pengaruh place features, narrative essentials, dan previous knowledge terhadap intention to visit melalui place attachment serta peran moderasi celebrity attachment. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh place features, narrative essentials, dan previous knowledge terhadap intention to visit Korea Selatan pada generasi Z dan milenial di Indonesia melalui place attachment dan menguji peran moderasi celebrity attachment dalam hubungan antarvariabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 210 responden generasi Z dan milenial di Indonesia yang pernah menonton drama Korea. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS dan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa place features dan previous knowledge berpengaruh signifikan terhadap place attachment, sedangkan narrative essentials tidak berpengaruh terhadap place attachment. Selanjutnya, place attachment terbukti berpengaruh signifikan terhadap intention to visit Korea Selatan. Sementara itu, celebrity attachment menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan arah hubungan negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa elemen-elemen dalam drama Korea mampu membentuk keterikatan emosional penonton terhadap destinasi yang ditampilkan sehingga dapat mendorong munculnya minat berkunjung. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian film tourism dan perilaku wisatawan dengan menyoroti pentingnya keterikatan emosional serta pengaruh selebriti dalam membentuk intention to visit. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi masukan bagi industri pariwisata dan industri hiburan Korea Selatan dalam memanfaatkan drama Korea sebagai media promosi destinasi wisata internasional.