Skripsi
Pengaruh Website Quality, Product Assortment, Customer Reviews, dan Perceived Service Quality terhadap Online Purchase Intention melalui Trust pada E-Commerce Travel dan Entertainment di Indonesia
Pengarang:
Khibran Akbar Febriansyah - ; Rambat Lupiyoadi (Pembimbing/Promotor) - ; Sumiyarto (Penguji) - ; Nissa Ghulma Ratnasari (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Website Quality, Product Assortment, Customer Reviews, dan Perceived Service Quality terhadap Online Purchase Intention melalui Trust sebagai variabel mediasi pada pengguna platform e-commerce travel dan entertainment di Indonesia. Penelitian ini mengadaptasi model empiris Hanaysha et al. (2025) yang sebelumnya diuji pada konteks ritel umum di Uni Emirat Arab ke dalam konteks layanan digital berbasis pengalaman di Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini, dengan data primer dikumpulkan melalui survei berskala Likert 6 poin yang disebarkan secara daring. Sebanyak 180 responden valid yang pernah menggunakan platform e-commerce travel dan entertainment dalam tiga bulan terakhir berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Dari dua belas hipotesis yang diuji, delapan hipotesis dinyatakan didukung dan empat hipotesis tidak didukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Product Assortment dan Perceived Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Trust maupun Online Purchase Intention, dengan Perceived Service Quality sebagai prediktor Trust terkuat (β = 0,514, f² = 0,426). Customer Reviews terbukti berpengaruh terhadap Trust namun tidak berpengaruh langsung terhadap Online Purchase Intention, sehingga Trust berperan sebagai mediator penuh pada jalur ini. Sementara itu, Website Quality tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap Trust maupun Online Purchase Intention, yang mengindikasikan bahwa kualitas antarmuka digital telah menjadi standar dasar (hygiene factor) pada platform yang telah memiliki posisi kuat di industri. Temuan ini menegaskan peran sentral Trust sebagai mekanisme psikologis yang menjembatani atribut platform dengan niat beli konsumen, sekaligus menunjukkan bahwa mekanisme pembentukan kepercayaan pada layanan travel dan entertainment berbeda secara kontekstual dibandingkan ritel umum.