Skripsi
The Diminishing Marginal Effect of Capital Adequacy Ratio on Bank Risk-Taking: Evidence from Indonesian Commercial Banks from 2015–2024
Pengarang:
Muhammad Ghifari Aysar - ; Maria Ulpah (Pembimbing/Promotor) - ; Lenny Suardi (Penguji) - ; Muthia Pramesti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap bank risk-taking pada bank umum komersial di Indonesia, dengan fokus pada kemungkinan adanya efek marginal yang menurun pada tingkat kapitalisasi yang lebih tinggi. Bank risk-taking dalam penelitian ini diukur secara terbalik menggunakan LnZ, yaitu ukuran berbasis Z-score yang mencerminkan jarak bank terhadap risiko insolvensi. Sampel penelitian terdiri dari 53 bank umum komersial non-BPD di Indonesia selama periode 2015–2024, dengan total 530 observasi bank-year. Penelitian ini menggunakan pendekatan data panel dengan model utama Random Effects dan bank-clustered standard errors, berdasarkan hasil uji pemilihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap LnZ, sedangkan CAR kuadrat berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa CAR berasosiasi dengan penurunan bank risk-taking, namun manfaat marginalnya dalam mengendalikan risiko melemah ketika bank memiliki tingkat kapitalisasi yang lebih tinggi. Analisis mekanisme menunjukkan bahwa pelemahan efek marginal CAR lebih jelas terlihat melalui mekanisme ekspansi aset yang diproksikan dengan leverage, sementara mekanisme ekspansi risiko yang diproksikan dengan ROA dan NPL tidak terbukti secara statistik. Analisis heterogenitas juga menunjukkan bahwa hubungan nonlinear CAR dan bank risk-taking berbeda antar karakteristik bank, terutama berdasarkan status listing, likuiditas, kondisi risiko kredit, profitabilitas, dan tingkat kapitalisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa CAR tetap menjadi instrumen prudensial yang penting, tetapi efektivitas marginalnya perlu dievaluasi bersama dengan perilaku neraca dan profil risiko bank.