Skripsi
Analisis Pengaruh Buyback Saham Terhadap Sinkronisitas Harga Saham: Studi Pada Perusahaan Publik Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Pengarang:
Ihsan Septian R. - ; Buddi Wibowo (Pembimbing/Promotor) - ; Dony Abdul Chalid (Penguji) - ; Muhammad Budi Prasetyo (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menguji secara empiris dampak pembelian kembali saham (share buyback) terhadap efisiensi pasar yang diproksikan melalui sinkronisitas harga saham, dengan likuiditas saham sebagai mediator dan kepemilikan negara (BUMN) sebagai moderator. Analisis dilakukan pada perusahaan non-keuangan di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024 menggunakan regresi data panel Fixed Effect Model (FEM) berbasis Cluster-Robust Standard Errors. Hasil empiris membuktikan bahwa aksi buyback tidak menurunkan sinkronisitas harga saham, melainkan memicu perilaku herding dan noise trading di kalangan investor ritel. Likuiditas juga terbukti gagal memediasi hubungan tersebut akibat hambatan struktural berupa tingginya konsentrasi kepemilikan dan kelangkaan free float yang memutus proses penemuan harga (price discovery). Meskipun demikian, status BUMN secara signifikan memperkuat efektivitas buyback pada kondisi pasar normal. Pengawasan ketat pada BUMN terbukti menciptakan efek substitusi tata kelola (governance substitution) yang sukses menekan kebisingan pasar dan menurunkan sinkronisitas harga saham secara eksklusif melalui penguatan kredibilitas sinyal.