Skripsi
Analisis Pengaruh Oil Shocks (Demand Oil Shock, Supply Oil Shock, dan Risk Shock) terhadap Return Indeks Saham Syariah Gulf Cooperation Council (GCC) dan Indonesia Periode 2012 2025
Pengarang:
Ahmad Sayyiduddin Fajri - ; Maria Ulpah (Pembimbing/Promotor) - ; Karina Wulandari (Penguji) - ; Adi Waskito (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh oil shocks terhadap return indeks saham syariah di negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) dan Indonesia selama periode 2012–2025. Oil shocks dalam penelitian ini didekomposisi menjadi tiga jenis, yaitu demand shock, supply shock, dan risk shock untuk menangkap perbedaan mekanisme transmisi dari pasar minyak terhadap pasar saham syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dua tahap analisis. Tahap pertama menggunakan Vector Autoregression (VAR) untuk memperoleh komponen guncangan minyak, sedangkan tahap kedua menggunakan Feasible Quasi-Generalized Least Squares (FQGLS) untuk menguji pengaruh dan kemampuan prediktif masing-masing guncangan terhadap return indeks saham syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh oil shocks terhadap return saham syariah tidak bersifat seragam pada seluruh jenis guncangan. Demand shock cenderung berpengaruh positif dan signifikan, risk shock cenderung berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan supply shock baru terlihat lebih jelas setelah dilakukan penyesuaian melalui spesifikasi Adjusted FQGLS. Hasil evaluasi prediksi juga menunjukkan bahwa setiap jenis guncangan memiliki kandungan informasi yang berbeda menurut horizon waktu. Supply shock menunjukkan performa prediktif yang relatif lebih kuat pada horizon menengah, khususnya enam bulan, sementara demand shock dan risk shock memberikan kontribusi informasi pada horizon tertentu. Temuan ini menegaskan bahwa dekomposisi oil shocks penting dalam menjelaskan sensitivitas pasar saham syariah terhadap dinamika energi global. Selain itu, FQGLS terbukti relevan digunakan karena mampu mengakomodasi karakteristik data keuangan seperti persistensi, endogenitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas.