Skripsi
Pengaruh Atribut Social Commerce terhadap Repurchase Intention melalui Customer Engagement pada Merek Wardah di TikTok Shop: Pendekatan Model Stimulus-Organism-Response
Pengarang:
Salsabila Adhinda Putri - ; Arga Hananto (Pembimbing/Promotor) - ; Rushli Fauzan (Penguji) - ; Maeyta Selli (Penguji) -
Deskripsi
Perkembangan social commerce di Indonesia, khususnya melalui platform TikTok Shop, telah menciptakan ekosistem perdagangan digital yang semakin kompetitif. Dalam konteks ini, pemahaman mengenai faktor-faktor yang mendorong repurchase intention konsumen menjadi sangat penting bagi merek lokal seperti Wardah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atribut social commerce yang terdiri dari content informativeness, service quality, webpage attractiveness, dan traditional word-of-mouth terhadap repurchase intention melalui customer engagement sebagai variabel mediasi, pada merek Wardah di TikTok Shop, dengan menggunakan pendekatan model Stimulus–Organism–Response (SOR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Data dikumpulkan dari 250 responden warga negara Indonesia berusia 18–34 tahun yang pernah melakukan pembelian melalui akun resmi TikTok Shop Wardah dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS edisi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut social commerce, yaitu content informativeness, service quality, webpage attractiveness, dan traditional word-of-mouth, terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer engagement. Selanjutnya, customer engagement juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas atribut yang ditawarkan platform, semakin tinggi keterlibatan konsumen yang terbentuk, dan pada akhirnya semakin besar pula kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian ulang produk Wardah melalui TikTok Shop.