Skripsi
Anteseden Premium Purchase Intention dan Brand Loyalty dalam Konteks Fitur Gamifikasi, Artificial Intelligence Features, dan Consumer Online Behaviour dengan Hedonic Motivation sebagai Moderator: Studi pada Pengguna Gen Z Aplikasi Socles di Indonesia
Pengarang:
Aisyah Malika Sadeli - ; Gita Gayatri (Pembimbing/Promotor) - ; Elevita Yuliati (Penguji) - ; Rifelly Dewi Astuti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis anteseden Premium Purchase Intention dan Brand Loyalty pengguna Generasi Z aplikasi Socles di Indonesia, dengan Fitur Gamifikasi, Artificial Intelligence Features, dan Consumer Online Behaviour sebagai variabel utama serta Hedonic Motivation sebagai moderator sekaligus prediktor langsung. Fitur Gamifikasi dimodelkan sebagai reflective higher-order construct yang terefleksi melalui dimensi Immersion, Achievement, dan Social Interaction, dengan Immersion sebagai dimensi terkuat (outer loading = 0,921). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, mengumpulkan data dari 205 pengguna Generasi Z melalui kuesioner online yang diolah menggunakan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan sembilan dari tujuh belas hipotesis diterima (H1, H6, H7, H8, H11, H12, H13, H14, dan H15). Fitur Gamifikasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Satisfying Consumer Experience, Brand Engagement, Brand Loyalty, Premium Purchase Intention, dan Hedonic Motivation. Hedonic Motivation merupakan prediktor langsung terkuat Premium Purchase Intention (path coefficient = 0,387), sementara Consumer Online Behaviour juga berpengaruh signifikan. Artificial Intelligence Features tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Premium Purchase Intention, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hedonic Motivation. Sebaliknya, Satisfying Consumer Experience tidak berpengaruh signifikan terhadap Premium Purchase Intention, Brand Engagement, maupun Brand Loyalty; Brand Loyalty tidak berpengaruh signifikan terhadap Premium Purchase Intention; dan seluruh efek moderasi Hedonic Motivation tidak signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan implikasi praktis bagi PT Lingkaran Sosial Indonesia dalam merancang strategi monetisasi bagi pengguna Generasi Z.